Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan sikap
tegasnya pada Pemilihan Presiden 2014, Muhammadiyah akan bersikap netral atau
tidak mendukung pasangan calon baik Joko Widodo-Jusuf Kalla maupun
Prabowo-Hatta Rajasa. Namun, Muhammadiyah, tetap memberi kebebasan kepada
anggotanya untuk memilih salah satu pasangan calon presiden dan wail presiden
pada 9 Juli 2014.
"Organisasi memberi kebebasan kepada anggotanya untuk
memilih secara cerdas pasangan calon presiden dan wakil presiden yang dinilai
mampu menunaikan cita-cita Muhammadiyah dan cita-cita nasional yakni membawa
Indonesia maju, adil dan makmur," katanya, Minggu (25/5).
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah
akan menyelenggarakan Tabligh Akbar se-Jawa Tengah di Stadion Manahan Solo,
Selasa (27/5) mulai pukul 08.30-12.00. Din Syamsuddin pun menegaskan dirinya
akan hadir di tengah-tengah jamaah.
"Selain Pak Din Syamsuddin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar
Pranowo dan sejumlah tokoh nasional, Pak Jokowi dan Pak Prabowo juga akan
hadir. Tabligh akbar ini bukan ditujukan untuk unjuk kekuatan Muhammadiyah
menjelang Pilpres untuk memberikan dukungan kepada calon tertentu, namun, dalam
rangka hari bermuhammadiyah, sekaligus untuk mendoakan agar perhelatan Pilpres
nanti berjalan lancar tanpa konflik. Sekaligus menyambut Muktamar Muhammadiyah
yang akan berlangsung di Makasar pada 2015 mendatang dan Milad 1 abad 'Aisyiyyah
dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah," kata Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa
Tengah, Drs Tafsir MAg.
Tafsir mengatakan, bahwa tabligh akbar yang bertemakan
Bersama Muhammadiyah Menuju Jawa Tengah yang Mandiri dan Berkemajuan akan
dihadiri 40.000 orang dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah. Dan dihadiri pula
pimpinan dan anggota serta simpatisan Muhammadiyah se Jawa Tengah, ditambah
pimpinan dan anggota serta simpatisan ‘Aisyiyah se-Jawa Tengah.
"Tujuan diselenggarakannya tabligh akbar Hari
Bermuhammadiyah se Jawa Tengah, antara lain silaturohim keluarga besar
Muhammadiyah, ingin menunjukkan bahwa Muhammadiyah mendapat dukungan dari
masyarakat," tandasnya.

Posting Komentar