Sebagai persiapan untuk menyambut Lebaran, RS Aisyiyah Kudus
saat ini tengah menyiagakan instalasi gawat darurat (IGD) dan rawat inap lebih
intensif dari hari biasa. Sebab kedua layanan tersebut seringkali banyak
dibutuhkan saat Lebaran, seperti pengalaman tahun lalu.
Direktur RS Aisyiyah Kudus, dr Fuad Alhamidy MKes ARS saat
ditemui kemarin menjelaskan, sebenarnya persiapan pelayanan pasien disaat
Lebaran tidak jauh beda seperti layanan sehari - hari. Tetapi saat Lebaran
nanti yang layanan IGD dan rawat inap lebih diintensifkan.
"Hal ini biasanya untuk menangani mereka yang sakit
saat perjalanan mudik, sebagai bentuk pertolongan awal," katanya.
Disamping itu pihaknya juga menyiagakan tenaga medis
spesialis hampir di semua bidang, seperti bedah, maupun persalinan.
"Mereka bertugas secara dengan sistem shif, disesuaikan
dengan jadwal," ujarnya.
Terkait layanan lainnya, Fuad mengatakan, tetap buka seperti
biasanya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir jika akan berobat.
"Pelayanan masih seperti biasanya 24 jam, hanya saja
lebih diintensifkan, terutama pelayanan di IGD karena biasanya banyak
dibutuhkan saat Lebaran," terangnya.
Mengenai sarana perlengkapan medis serta obat - obatan yang
tersedia, pihaknya menjelaskan, secara umum sudah cukup. "Semua sudah
tersedia, jadi masyarakat yang berobat tidak perlu ragu," jelasnya.
Pantura Timur
Pihaknya menambahkan, RS Aisyiyah bisa dikatakan sebagai
rumah sakit utama di wilayah pantura timur. Sehingga tak heran pasien yang
datang disaat Lebaran biasanya mereka yang berasal dari luar kota.
"Catatan medis di tempat kami tidak sedikit pasien yang
datang beralamat dari Jakarta, Tangerang Bogor. Karena rata - rata mereka
adalah masyarakat yang melakukan perjalanan ke arah Surabaya dan singgah ke
Kudus karena mungkin sakit di tengah perjalanan," ungkapnya.
Mengenai jenis penyakit yang dialami pasien pada saat
kondisi gawat darurat, ia menjelaskan masih pada seputar pencernaan dan
sebagian infeksi saluran pernafasan.
"Kemungkinan hal itu diakibatkan karena terlalau
kecapekan dan pola makan tidak teratur saat perjalanan," tandasnya.

Posting Komentar