STIKES Muhammadiyah Kudus membuka posko peduli bencana banjir dan membuka dapur umum di kampus untuk memasak dan mendistribusikan logistik kepada korban banjir. “Posko dan pendirian dapur umum ini sebagai bentuk kepedulian STIKES Muhammadiyah Kudus dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus dalam membantu masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus untuk meringankan beban dari masyarakat yang terkena banjir,” kata Rizka Hikmawan, S.Psi, selaku Wakil Ketua III STIKES Muhammadiyah Kudus, saat memberikan bantuan di Kecamatan Undaan pada Sabtu, (25/1/2014). Juga memberikan bantuan barang kebutuhan primer yang dibutuhkan oleh pengungsi berupa Air Minum, Selimut, Obat-Obatan, pakain, susu, kebutuhan wanita dan anak-anak.
Dalam posko tersebut, menurut Rizka Hikmawan, S.Psi, disiagakan relawan yang terdiri dari mahasisiwa dan aktivis Muhammadiyah yang membantu pendistribusian barang kepada para pengungsi dan memberikan bantuan tenaga untuk bersiaga di posko. “Tidak kurang 50 orang secara bergiliran siapa di Posko,” tambah Rizka Hikmawan, S.Psi.
Menurut Rizka Hikmawan, S.Psi, pendirian dapur umum oleh STIKES Muhammadiyah Kudus ini selain sebagai wujud kepedulian STIKES Muhammadiyah Kudus, juga dimaksudkan memberikan pembelajaran kepada mahasiswa agar tumbuh sikap empati kepada masyarakat yang terkena musibah.
STIKES Muhammadiyah Kudus menjelaskan tidak hanya mahasiwa yang terlibat, namun juga karyawan dan dosen di lingkungan STIKES Muhammadiyah Kudus dan aktivis Muhammadiyah Kudus. “Para karyawan, dosen, mahasiswi menyiapkan dapur umum di STIKES Muhammadiyah Kudus untuk memasak nasi dan diberikan kepada pengungsi yang di distribusikan melalui posko bencana STIKES Muhammadiyah Kudus,” jelas Rizka Hikmawan, S.Psi,.
Rizka Hikmawan, S.Psi, berharap hujan segera reda dan banjir segera surut agar masyarakat bisa tenang dan kembali kerumah masing-masing dan menjalankan aktifitas sehari-hari seperti biasa.

Posting Komentar